Friday, 10 April 2026

[Review] Danur 4 The Last Chapter: Asal-Usul Sosok Gaib Canting Akhirnya Terungkap!

 


#Description:
Title: Danur: The Last Chapter (2026)
Casts: Prilly Latuconsina, Zee Asadel, Dito Darmawan, Lewis Robert, Muhammad Fauzan, Zachary Ayden, Said Darian Rizqi, Fillio Dheno, Dian Nitami, Anya Zen, Gilang Devialdy, Fajar Nugra
Director: Awi Suryadi
Studio: MD Pictures, Pichouse Films


#Synopsis:
Beranjak dewasa, Risa (Prilly Latuconsina) memutuskan untuk menutup mata batinnya dan melepas hubungan bersama kelima teman hantunya yaitu Peter (Lewis Robert), William (Muhammad Fauzan), Hans (Zachary Ayden), Hendrick (Said Darian) dan Janshen (Fillio Dheno). Risa kini hidup normal yang sibuk bekerja sebagai ASN di pemerintahan Kota Bandung dan tak lagi merasakan hal-hal gaib seperti biasanya. Di rumah pun demikian, Risa hidup damai bersama ibunya, Ibu Elly (Dian Nitami) dan sang adik, Riri (Zee Asadel).
Suatu hari ketika sedang latihan balet di gedung kesenian, Riri mendapat kejutan ulang tahun yang sudah dipersiapkan pacarnya, Dimas (Dito Darmawan) dengan dibantu Risa. Di hari istimewanya itu, Riri dilamar oleh Dimas. Meskipun adiknya yang dilamar dan akan menikah duluan, Risa menyambutnya penuh dengan suka cita. Risa dan ibunya tak mempermasalahkan Riri melangkahi kakaknya untuk naik ke pelaminan. Setelah selesai latihan balet, Riri mendapatkan kado kecil berupa tusukan konde berwarna emas dari teman latihan baletnya. Sepulang dari latihan, perangai Riri mendadak berubah. Ia jadi pemurung, pendiam dan selalu mengatakan jika ia tidak mau menikah.
Di sisi lain, Peter dan yang lainnya ternyata masih berada di sekitaran keluarga Risa. Mereka belum sepenuhnya pergi meskipun Risa sudah tidak bisa merasakan lagi keberadaan mereka. Peter dan yang lainnya berusaha mencari cara untuk memberitahu Risa jika adiknya itu sedang diganggu oleh sosok gaib penunggu gedung kesenian bernama Canting (Anya Zen).
Waktu terus berlalu. Sikap Riri semakin lama semakin aneh. Dimas pernah memergoki Riri sedang menari dengan tarian aneh. Saat di rumah, Riri juga sering mengeluh dan semakin tidak ingin menikah dengan alasan akan membawa bencana bagi dirinya. Sementara itu, Risa juga sering mendapat pengelihatan di masa lalu tentang kematian tragis Peter, William, Hans, Hendrick dan Janshen di tangan para penjajah Jepang yang akhirnya kembali membukakan mata batinnya.
Sebelum menentukan tanggal yang baik untuk pernikahan Riri dengan Dimas, Ibu Elly mengundang kerabatnya untuk menggelar acara langkahan bagi Risa. Adat dan budaya tersebut dipercaya akan melindungi rumah tangga sang adik dan juga Risa sekaligus menghindari pamali. Ketika adat langkahan dimulai dengan Risa membasuh kedua kaki adiknya, tiba-tiba saja Riri kerasukan Canting dan berkali-kali menenggelamkan Risa hingga tak sadarkan diri. Dengan bantuan Peter dan yang lainnya, Risa berhasil selamat meskipun kini Riri tiba-tiba saja menghilang.
Setelah mata batinnya terbuka, Risa pun akhirnya bisa melihat lagi Peter, William, Hans, Hendrick dan Janshen. Risa berjanji tidak akan memutus hubungan dengan mereka berlima karena kehadiran mereka justru membantu dan juga melindungi keluarga Risa dari bahaya. Saat menemukan tusukan konde berwarna emas milik adiknya, Risa pun akhirnya bisa melihat masa lalu tragis dari Canting yang menjadi korban KDRT dari suaminya sendiri hingga meninggal ketika sedang hamil tua. Dengan bantuan Peter dan yang lainnya, Riri ditemukan di gedung kesenian dengan kondisi kesurupan Canting. Berhasilkah Risa melenyapkan Canting demi kebahagiaan adiknya?


#Review:
Setelah hampir 10 tahun meramaikan genre horror perfilman Indonesia, rumah produksi MD Pictures resmi mengakhiri franchise film Danur lewat film terbarunya yang berjudul DANUR: THE LAST CHAPTER (2026). Sebagai informasi, film ini menjadi film keempat bagi Danur Series dan film ketujuh dari Danur Cinematic Universe yang sudah eksis sejak tahun 2017.


Untuk segi cerita, film DANUR 4 (2026) kali ini masih seperti tiga film Danur Series sebelumnya yang mengisahkan karakter Risa Saraswati harus melindungi orang-orang disekitarnya dari gangguan mahkluk gaib. Sub judul The Last Chapter yang digunakan dalam film ini menurutku agak sedikit janggal sih, karena jika berfokus untuk farewell antara Risa dengan Peter CS sendiri sudah dilakukan di film DANUR 3: SUNYARURI (2019). Di film keempatnya ini, cerita dan skenario yang kembali ditulis oleh Lele Laila ini memiliki narasi mengungkap terror yang menimpa karakter Riri dan asal-usul dari sosok gaib penghuni gedung kesenian yaitu Canting. Motif dan alasan yang di-reveal di akhir film juga menurutku terlalu main aman. Awi Suryadi dan Lele Laila cenderung lebih suka telling story dengan pengembangan plot sangat sederhana di film keempatnya ini tanpa menghadirkan elemen horror superior khas film-film horror box office hit lokal kebanyakan. Jump scared yang ditebar sebanyak mungkin juga, tidak ada yang memorable buatku. Hampir semuanya predictable. Moment karakter Risa yang mengalami lima kali kematian dari Peter CS tampil dengan eksekusi grande lah yang berhasil membuatku terpukau. Efek visual pergantian dua alam yang dialami Risa juga tampil sangat matang dan setara dengan film-film horror Hollywood.
Untuk jajaran pemain, penampilan Prilly Latuconsina sebagai Risa memang menjadi andalan di film ini, terlepas dari dialog serta gesture nya yang terlalu repetitif, sehingga banyak sekali dialog mubazir baik yang diucapkan Risa maupun Riri, Elly, Dimas dan Peter CS. Keputusan recast yang lagi dan lagi dilakukan MD Pictures membuat sensasi nostalgia jadi berantakan. Karakter Riri sudah melekat dengan Sandrinna Michelle, kemudian perbedaan kreatif dari sosok Canting yang sebelumnya penari bergaya konde dan diperankan oleh Dea Panendra di post credit scene DANUR 2 MADDAH (2018), jadi berubah dengan visual rambut berantakan serta berwajah seram yang diperankan Anya Zen.
Overall, film DANUR 4: THE LAST CHAPTER (2026) cukup berhasil melengkapi semua pertanyaan tentang asal-usul Peter CS dan juga Canting meskipun tidak terlalu mengesankan.


[7/10Bintang]

0 comments:

Post a Comment