Showing posts with label 2021. Show all posts
Showing posts with label 2021. Show all posts

Saturday, 4 June 2022

[Review] Dashcam: Kejadian Mengerikan Disaat Kabur Dari Lockdown!



#Description:
Title: Dashcam (2021)
Casts: Annie Hardy, Angela Enahoro, Amer Chadha-Patel, Mogali Masuku, James Swanton, Jemma Moore, Caroline Ward, Emma Louis Webb, Seylan Baxter
Director: Rob Savage
Studio: Shadowhouse Films, Momentum Pictures, Blumhouse Productions


#Synopsis:
Annie (Annie Hardy) seorang live streamer di platform aplikasi musik BandCar Show merasa semakin stress mendengar kabar jika Amerika Serikat akan segera Lockdown akibat Pandemi CoVid-19. Sebelum diberlakukannya Lockdown, Annie memutuskan untuik terbang ke Inggris dan tinggal di rumah sahabatnya yaitu Stretch (Amer Chadha-Patel). Setibanya di Inggris, Annie merasakan hal yang tak jauh berbeda dengan Amerika. Bahkan Inggris jauh lebih ketat dan setiap orang diwajibkan menggunakan masker dan melakukan scan QR Code Health & Track setiap memasuki suatu tempat. 


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, Annie tiba di rumah Stretch pada tengah malam. Saat Annie akan masuk ke rumah, suasana begitu sepi dan gelap. Untungnya ia masih mengetahui letak kunci cadangan rumah yang disimpan dibawah bebatuan halaman rumah. Diam-diam Annie berhasil masuk ke kamar dan lalu mengejutkan Stretch yang sedang tertidur dengan kekasihnya, Gemma (Jemma Moore).
Keesokan paginya, mereka terbangun dan langsung sarapan bersama. Setelah itu, Annie dan Stretch pergi keluar untuk berbelanja. Saat tiba disebuah restoran, Annie kembali berulah dengan tidak mengenakan masker dan menolak untuk scan QR Code Health & Track. Tak hanya itu saja, Annie malah menimbulkan kekacauan dan membuat banyak orang kesal dengan tingkah lakunya. Setelah selesai berbelanja, Gemma memaksa Stretch untuk mengusir Annie dari rumah mereka. Mendengar jika dirinya akan diusir membuat Annie langsung kabur dan membawa mobil milik Stretch. Amarah dan kekesalan Gemma dan Stretch semakin meningkat setelah mengetahui Annie kabur sambil membawa mobil milik mereka.



Dalam perjalanan mengelilingi Inggris, Annie berusaha mencari tempat tinggal sementara. Sambil melakukan live streaming, Annie memesan makanan secara online dari sebuah restoran yang anehnya masih buka pada malam hari. Setibanya di restoran, ternyata tutup. Annie kemudian menyelinap masuk dan restoran untuk mengambil pesanannya. Setelah masuk, seorang wanita paruh baya (Seylan Bexter) datang menghampiri Annie dan meminta maaf karena ia lupa mematikan pesanan masuk pada aplikasi. Namun anehnya, wanita tersebut meminta bantuan pada Annie untuk mengantarkan seorang wanita tua bernama Angela (Angela Enahoro) yang terbaring lemah sedang sakit ke suatu tempat untuk bertemu dengan teman-temannya. Wanita tersebut bahkan memberikan uang yang cukup banyak pada Annie agar mau menolongnya.



Karena sedang membutuhkan uang, Annie pun menerima tawaran tersebut. Angela kemudian ia ajak naik mobil dan duduk di kursi belakang. Dalam perjalanan menuju tempat tujuan, tiba-tiba Angela buang air besar. Annie terkejut lalu segera mencari tempat untuk membersihkan Angela. Tak lama kemudian mobil mereka tiba di sebuah restoran yang sudah tutup. Disaat Annie sedang membersihkan Angela, tiba-tiba saja seorang wanita (Mogali Masuku) mendobrak pintu toilet dan mengejutkan Annie. Wanita tersebut mengaku ibu kandung dari Angela dan akan segera menyelamatkan anaknya itu.
Annie yang ketakutan dan bersembunyi merasa heran karena Angela yang ada dalam mobilnya sudah tua dan dalam kondisi lemah. Sedangkan wanita yang mengaku ibunya Angela masih muda.


Kekacauan terjadi disaat Annie melihat wanita tersebut terlempar ke dinding hingga tak sadarkan diri. Annie panik dan segera kabur dari restoran itu. Saat berlari menuju mobil, ia bertemu dengan Stretch yang mengejarnya. Setelah menjelaskan apa yang terjadi, Annie dan Stretch kemudian bergerak cepat untuk segera kabur. Namun tiba-tiba saja Angela berdiri tak jauh dari mobil mereka. Annie dan Stretch kemudian ikut kabur membawa Angela dan pergi meninggalkan lokasi tersebut.
Dalam perjalanan mencari pertolongan, Annie dan Stretch harus menghadapi sebuah hal mengerikan yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.


#Review:
Awal pandemi tahun 2020 lalu, pecinta film horror dunia dihebohkan dengan sebuah film karya Rob Savage berjudul HOST (2020). Film yang awalnya eksklusif di platform streaming Shudder itu masih 100% Fresh Certified Rotten Tomatoes hingga sampai saat ini! Kesuksesan luar biasa itu membuat Rob Savage menghadirkan sebuah film terbaru yang kembali mengandalkan computer screen berjudul DASHCAM (2022).


Pada film teranyarnya ini, sang sutradara menambahkan elemen mockumentary seperti film THE BLAIR WITCH PROJECT (1999) atau KERAMAT (2009) dan GONJIAM (2018) sehingga jauh lebih kompleks ketimbang film HOST (2022) yang hanya mengandalkan interface aplikasi Zoom saja.
Untuk segi cerita, film DASHCAM (2022) masih menggunakan template khas film-film mockumentary yang dimana si main character selalu annoying dan super menyebalkan. Karakter Annie diceritakan seorang seleb internet urakan yang selalu eksis pada platform streaming musik bernama BandCar. 15 menit pertama film ini terasa membosankan melihat tingkah laku Annie yang berbicara kasar, jorok serta tak sopan. Plot menjadi sedikit menarik saat Rob Savage menambahkan setting waktu pada saat Pandemi CoVid-19 dalam cerita film ini. Penggunaan masker ditempat umum, scan Barcode Peduli Lindungi versi Inggris hingga situasi Lockdown yang terekam secara amatir pada beberapa scene dalam film ini cukup berhasil meningkatkan suasana creepy.


Tingkah laku urakan Annie mulai berkurang dan diganti dengan suasana mengerikan saat alur cerita menampilkan karakter Angela yang misterius. Perjalanan Annie dan Angela saat menuju tempat tujuan hadir sangat disturbing dan menjijikan. Situasi chaos menjadi tidak terkendali disaat skenario cerita memperlihatkan kengerian dari sosok Angela. Aksi brutal, pesta adegan sadis penuh darah dengan point of view dari kamera live streaming benar-benar dieksekusi dengan gila oleh sang sutradara. Spot yang digunakan untuk pesta darah juga sangat variatif dan semakin meningkatkan atmosfer mencekam bagi penonton! Bahkan menurutku kadar gore dan slasher yang ada dalam film ini jauh lebih ngeri ketimbang film horror fenomenal asal Thailand, THE MEDIUM (2021). Yang cukup disayangkan mungkin faktor durasi film ini yang terbilang sangat singkat membuat development story dari Annie maupun Angela masih penuh dengan tanda tanya.


Overall, film DASHCAM (2022) bisa menjadi salah satu tontonan film mockumentary yang asyik bagi para pecinta horror slasher dan gore meskipun belum mencapai titik superior dari film HOST (2020).


[8/10Bintang]

Tuesday, 4 January 2022

[Review] Cinta Pertama, Kedua & Ketiga: Kisah Hangat Tentang Pengorbanan Akan Cinta & Keluarga



#Description:
Title: Cinta Pertama, Kedua & Ketiga (2021)
Casts: Angga Yunanda, Putri Marino, Ira Wibowo, Slamet Rahardjo, Elly D. Luthan, Widi Mulia, Ersa Mayori, Asri Welas, Ibnu Jamil, Ariyo Wahab, Mian Tiara
Director: Gina S. Noer
Studio: Starvision Plus, Wahana Kreator


#Synopsis:
Ditengah kondisi Pandemi CoVid-19, banyak orang mengalami kesulitan. Salah satunya adalah Raja (Angga Yunanda) yang terpaksa mengisi waktu luang menjadi driver online setelah kehilangan pekerjaannya. Raja sendiri merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Kedua kakaknya yaitu Ratu (Widi Mulia) dan Suri (Ersa Mayori) sudah menikah dan hidup dengan keluarga mereka masing-masing. Kini, Raja tinggal bersama dengan Ayah Dewa (Slamet Rahardjo) dan Nenek Nur (Elly D. Luthan) yang sudah berusia senja.



Suatu hari, disaat Raja sedang mengantar Ayah Dewa untuk kontrol ke dokter, Sang Ayah berkenalan dengan seorang wanita bernama Ibu Linda (Ira Wibowo). Pertemuan tersebut membuat Ayah Dewa merasa senang dan gembira. Setelah itu, keduanya jadi sering bertemu. Ayah Dewa jatuh cinta kepada Ibu Linda. Pertemuan tersebut turut mempertemukan Raja dengan anak dari Ibu Linda yaitu Asia (Putri Marino).



Melihat kedua orangtua mereka senang dan bahagia membuat Raja dan Asia lega. Pasalnya, setelah ditinggal selama-selamanya oleh pasangan hidup, baik Ayah Dewa maupun Ibu Linda tak pernah lagi membuka hati untuk orang lain. Mereka selalu memprioritaskan kebahagiaan anak-anak dibandingkan untuk dirinya sendiri. Raja dan Asia pun menjadi sering bertemu. Asia yang berprofesi sebagai dancer merasa sangat senang saat bertemu dengan Raja. Keduanya bahkan sering menghabiskan waktu bersama dan timbul lah rasa cinta satu sama lain.



Namun sayang, seiring berjalannya waktu, Ayah Dewa akhirnya resmi menikahi Ibu Linda. Kini Raja dan Asia menjadi kakak beradik dan tinggal satu rumah. Raja dan Asia terpaksa harus mengubur dan mengorbankan rasa cinta keduanya demi kebahagiaan Ayah Dewa dan Ibu Linda. Setelah menikah, keluarga baru ini tertimpa banyak cobaan. Ayah Dewa terkonfirmasi mengidap Alzheimer. Ibu Linda juga sudah lama mengidap kanker payudara. Ditambah lagi keluarga harus mengalami kerugian setelah ditipu gara-gara Raja. Kondisi perekenomian mereka semakin terpuruk dan terpaksa harus menjual rumah demi pengobatan Ayah Dewa dan juga Ibu Linda. Akankah kebahagiaan yang seutuhnya datang kepada Raja, Asia, Ayah Dewa dan Ibu Linda?


#Review:
Starvision Plus menggebrak awal tahun 2022 dengan sebuah film terbaru dari sutradara Gina S. Noer berjudul CINTA PERTAMA, KEDUA & KETIGA (2022). Film ini menjadi film layar lebar kedua bagi Gina S. Noer sebagai seorang sutradara. Kesuksesan film DUA GARIS BIRU (2019) menjadikan film CINTA 123 (2022) menjadi salah satu film Indonesia paling dinanti dan diantisipasi kehadirannya, karena seperti yang sudah kita tahu, sosok Gina S. Noer sudah terkenal sebagai salah satu penulis skenario terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.


Aku berkesempatan hadir pada acara Gala Premiere film CINTA 123 (2022) yang sukses digelar pada Selasa, 28 Desember 2021 di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Pada sesi wawancara bersama dengan rekan media, Gina S. Noer dan Produser Chand Parwez Servia mengungkapkan jika film CINTA 123 (2022) ini mengajak penonton untuk merasakan nilai-nilai cinta yang ada dalam sebuah keluarga yang tidak ideal. Keduanya sangat bersyukur akhirnya film ini bisa tayang di bioskop setelah hampir satu setengah tahun postponed akibat Pandemi CoVid-19. Semua perjuangan tim produksi sejak awal Pandemi melanda Indonesia akhirnya tuntas sudah dengan perilisan film pada 6 Januari 2022 mendatang.




Untuk segi cerita, film ini mengajak penonton untuk melihat dua kisah cinta antara orang tua dengan anak muda. Ditangan Teh Gina S. Noer, potret kisah dua cinta itu dipersatukan lewat sebuah hubungan yang unik. Ayah dan Ibu saling jatuh cinta, begitu juga dengan apa yang dirasakan oleh kedua anaknya. Mereka sama-sama jatuh cinta. Agak serem ya jadinya, terjalin affair antara kakak dan adik tiri haha. Meskipun kisah cinta yang dihadirkan agak tak biasa, film CINTA 123 (2022) ini lebih menitikberatkan pada sederet konflik dan drama yang terjadi di dalam sebuah keluarga. Harus diakui, konflik dan subplot yang ada dalam film ini sangatlah berlapis. Alhasil, beberapa subplot potensial menjadi tidak terlalu fokus dan berujung selesai begitu saja. Cukup disayangkan sih, Teh Gina S. Noer terlalu kebanyakan menyajikan konflik keluarga dalam film ini meskipun hampir seluruh konflik yang terjadi memang sangat related dengan kondisi keluarga di era Pandemi seperti saat ini.


Sesi Foto Setelah Press Conference Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga (2022)
Pict by: Kumparan

Untuk jajaran pemain, kapasitas aktor senior Slamet Rahardjo memang tak perlu diragukan lagi. Peran Ayah Dewa begitu realistis dan apa adanya. Aku yakin penonton bakal langsung rindu dengan sosok Kakek atau Bapak saat melihat performance Slamet Rahardjo. Chemistry yang ia bangun bersama dengan Angga Yunanda maupun Ira Wibowo begitu asyik dan heartwarming. Penampilan Putri Marino sebagai Asia pun tidak mengecewakan dan sangat energic. Ia juga berhasil membangun chemistry penuh gairah bersama dengan Angga Yunanda. Tak heran jika film ini mendapatkan klasifikasi rating 17 tahun keatas. Kualitas akting dari Angga Yunanda semakin meningkat dan matang. Peran Raja seketika langsung mengingatkanku akan film DEVIL ON TOP (2021) yang menampilkan Angga Yunanda bukan lagi sebagai seorang anak remaja atau anak sekolahan.


Overall, film CINTA PERTAMA, KEDUA & KETIGA (2022) masih bisa dinikmati untuk ditonton di bioskop. Meskipun tidak sesuperior DUA GARIS BIRU (2019) atau se-touching KELUARGA CEMARA (2018), film ini tetap manis dan menghangatkan. Tayang di bioskop 6 Januari 2022 ya!



[8/10Bintang]

Saturday, 1 January 2022

[Kaleidoskop] 13 Film Indonesia Paling Berkesan Di Tahun 2021



Memasuki tahun kedua Pandemi CoVid-19, industri perfilman Indonesia belum sepenuhnya bangkit dan normal. Tercatat pada semester awal tahun ini, film Indonesia yang tayang di bioskop masih sangat sedikit. Rumah produksi film mayoritas "cari aman" dengan menayangkan film-filmnya langsung di berbagai platform streaming seperti Netflix dan Disney Plus Hotstar ketimbang di bioskop.
Seperti biasa, disetiap awal tahun baru, MovieMie Enthusiast merilis Kaleidoskop 13 Film Indonesia Paling Berkesan Di Tahun 2021. Kali ini, selain memberikan apresiasi terhadap film, MovieMie Enthusiast juga memberikan apresiasi terhadap beberapa judul serial yang tayang secara eksklusif seperti di WeTV, iFlix, Netflix, Vidio maupun Disney Plus Hotstar. Daftar dibawah berdasarkan tanggal rilis di bioskop maupun platform streaming.


Film Indonesia Paling Berkesan Di Tahun 2021
6. Nussa ✨✨✨✨✨
10. Yuni ✨✨✨✨✨
11. Kapan Pindah Rumah

Film Indonesia Tidak Sesuai Ekspektasi Di Tahun 2021
1. Geez And Ann
2. Wedding Proposal
3. Ghibah
4. Selesai
5. A World Without
6. Paranoia
7. Serigala Langit
8. Vidkill
9. Teka-Teki Tika

Film Indonesia Paling Mengecewakan Di Tahun 2021
1. The Secret 2 Misteri Villa 666
2. Bisikan Arwah Mantan
3. Ghostbuser: Misteri Desa Penari
4. Kuyang The Movie
5. Bisikan Jenazah

Serial Paling Berkesan Di Tahun 2021
1. Imperfect The Series - Season 1 ✨✨✨✨✨
2. WandaVision - Season 1 ✨✨✨✨✨
3. Kisah Untuk Geri - Season 1
4. Hometown Cha-Cha-Cha - Season 1 ✨✨✨✨✨
5. Mare of Easttown - Season 1
6. Love ft. Marriage & Divorce - Season 2
7. Penthouse War In Life - Season 3
8. I Love You Silly - Season 1
9. Hitam - Season 1
10. Ritual The Series - Season 1
11. What If - Season 1
12. Hawkeye - Season 1
13. Layangan Putus - Season 1 ✨✨✨✨✨

Film Internasional Paling Berkesan Di Tahun 2021
1. Raya And The Last Dragon
2. The Mitchells Vs The Machines
3. Cruella
4. The Conjuring: The Devil Made Me Do It
5. Till Death
6. CODA ✨✨✨✨✨
7. The Suicide Squad
8. Shang-Chi And The Legend Of The Ten Rings
9. Malignant
10. Eternals
11. The Medium
12. Spider-Man: No Way Home ✨✨✨✨✨
13. Sing 2

Sutradara Paling Berkesan:
1. Hanung Bramantyo & Pritagita Arianegara - Surga Yang Tak Dirindukan 3
2. Lucky Koeswandi - Ali & Ratu-Ratu Queens
3. Bonny Wirasmono - Nussa
4. Adriyanto Dewo - One Night Stand
5. Kamila Andini - Yuni

Skenario Film Indonesia Paling Berkesan:
1. Surga Yang Tak Dirindukan 3
2. Ali & Ratu-Ratu Queens
3. Nussa
4. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
5. Yuni

Poster Film Indonesia Paling Berkesan:
1. Ali & Ratu-Ratu Queens
2. Losmen Bu Broto
3. Akhirat a Love Story
4. Yuni ✨✨✨✨✨
5. Teka-Teki Tika ✨✨✨✨✨

Aktor Utama Paling Berkesan:
1. Bhisma Mulia - Sobat Ambyar
2. Refal Hady - A Perfect Fit
3. Jefri Nichol - Aum!
4. Jourdy Pranata - One Night Stand
5. Marthino Lio - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
6. Adipati Dolken - Akhirat a Love Story

Aktris Utama Paling Berkesan:
1. Lulu Tobing - Yang Tak Tergantikan
2. Marsha Timothy - Surga Yang Tak Dirindukan 3
3. Ariel Tatum - Selesai
4. Maudy Koesnaedi - Losmen Bu Broto
5. Putri Marino - One Night Stand
6. Ladya Cheryl - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
7. Arawinda Kirana - Yuni
8. Cut Mini - Kapan Pindah Rumah

Aktor Pendukung Paling Berkesan:
1. Reza Rahadian - Surga Yang Tak Dirindukan 3
2. Chicco Jerikho - Aum!
3. Ali Fikry - Nussa
4. Omara Esteghlal - Kadet 1947
5. Reza Rahadian - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
6. Dimas Aditya - Yuni

Aktris Pendukung Paling Berkesan:
1. Marissa Anita - Ali & Ratu-Ratu Queens
2. Putri Marino - Losmen Bu Broto
3. Ratu Felisha - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
4. Asmara Abigail - Yuni
5. Tansri Kemala - Teka-Teki Tika
6. Sissy Prescillia - Backstage

Chemistry Paling Berkesan:
1. Refal Hady & Nadya Arina - A Perfect Fit
2. Jefri Nichol & Chicco Jerikho - Aum!
3. Jourdy Pranata & Putri Marino - One Night Stand
4. Marthino Lio & Ladya Cheryl - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
5. Vanesha Prescillia & Sissy Prescillia - Backstage

Original Soundtrack Paling Berkesan:
1. Selamanya Cinta - Bunga Citra Lestari (Surga Yang Tak Dirindukan 3) ✨✨✨✨✨
2. Kejutanku - Muzzaki Ramdhan, Ocean Fajar, Widuri Puteri, Malka Hayfa (Nussa)
3. Pulang - Maudy Ayunda (Losmen Bu Broto)
4. Bakti - Anneth Delicia (Kadet 1947)
5. Pilu Membiru - Kunto Aji (Akhirat a Love Story)
6. Melangkah - Vanesha Prescillia & Sissy Prescillia (Backstage) ✨✨✨✨✨


Untuk melihat Kaleidoskop MovieMie Enthusiast Film Indonesia Paling Berkesan tahun-tahun sebelumnya bisa klik disini.

Monday, 27 December 2021

[Review] Makmum 2: Terror Setan Khanzab Kembali Menghantui Rini

 

#Description:
Title: Makmum 2 (2021)
Casts: Titi Kamal, Jason Bangun, Marcella Zalianty, Samuel Rizal, Dea Panendra, Pritt Timothy, Ence Bagus, Otig Pakis, Fuad Idris, Tomo Idris, Chacha Marisa
Director: Guntur Soeharjanto
Studio: Dee Company, Blue Water Films


#Synopsis:
Tak terasa sudah tiga tahun lamanya Rini (Titi Kamal) dipercaya untuk mengurus dan mengelola Panti Asuhan Citra. Namun sayang, kebahagiaan Rini harus terenggut setelah sang suami yaitu Ustadz Ganda (Ali Syakieb) meninggal dunia. Kini, dirinya hanya tinggal berdua saja dengan sang anak yaitu Hafiz (Jason Bangun).
Suatu hari, Rini mendapat telepon dari Alif (Samuel Rizal), kawannya di kampung yang mengabarkan jika Bibinya telah meninggal dunia. Rini dan Hafiz pun segera bergegas pulang ke Desa Suayan untuk mengurus proses pemakaman dan acara tahlilan disana.


Desa Suayan dikenal sebagai desa yang anti dengan modernisasi. Secara turun-temurun, warga disana hanya mengandalkan kekayaan alam sebagai sumber daya mata pencaharian dan kebutuhan mereka. Setiap ada pejabat atau orang asing yang datang kesana untuk menawarkan pemasangan listrik dan barang-barang elektronik selalu ditolak. Warga sangat percaya dan patuh terhadap peraturan yang sudah diterapkan oleh sesepuh Desa Suayan yaitu Pak Ustadz Yusuf (Pritt Timothy).
Setelah menempuh perjalanan cukup melelahkan, Rini dan Hafiz tiba di Desa Suayan. Dengan dibantu warga sekitar, proses pemakaman almarhumah berjalan dengan lancar. Rini dan Hafiz untuk sementara waktu akan menetap di Desa Suayan sampai acara tahlil tujuh hari digelar. Waktu terus bergulir, disaat Rini sedang menjalankan ibadah sholat, ia kembali diganggu oleh setan Makmum atau mahkluk halus bernama Khanzab. Tak hanya itu saja, setan Makmum ini juga ikut menghantui Hafiz. Rini dibuat heran, kenapa setan Makmum masih saja mengganggunya. Ia pun mencari tahu tentang kejadian apa saja yang pernah terjadi di Desa Suayan. Setelah ditelusuri, Rini mendapatkan informasi jika Pak Ustadz Yusuf sedang membangun masjid baru yang terletak di pinggir desa tepatnya persis disamping hutan terlarang.


Seiring berjalannya waktu, setan Makmum terus menghantui beberapa warga disana bahkan sempat berhasil menculik tiga anak warga desa. Rini dan para ibu-ibu lain yaitu Aisyah (Marcella Zalianty) dan Lastri (Dea Panendra) dibuat panik setengah mati setelah mengetahui anak-anak mereka masuk ke dalam hutan terlarang itu dan mengalami kerasukan. Kondisi Hafiz, Afdal (Yusuf Okzan) dan Firman (Fauzan Kenzie) tak sadarkan diri dan terus memburuk. Rini yakin jika gangguan setan Makmum yang dirasakan oleh para warga Desa Suayan ini merupakan pertanda yang tidak baik. Meskipun dianggap musyrik karena percaya dengan adanya setan, Rini tetap yakin akan menguak misteri yang selama ini terjadi di Desa Suayan.



#Review:
Agustus 2019 lalu, rumah produksi Dee Company dan Blue Water Films menghadirkan sebuah film horror yang diadaptasi dari film pendek viral dan fenomenal karya Riza Pahlevi yang berjudul MAKMUM (2019). Secara mengejutkan, film yang disutradarai itu sangat sukses dipasaran dan berhasil masuk Top 20 Film Indonesia Terlaris Di Tahun 2019. Tak sampai disitu saja, kesuksesan film MAKMUM (2019) terus berlanjut. Film yang dibintangi Titi Kamal dan Tissa Biani ini mendapat Rekor MURI karena berhasil menjadi Film Horror Indonesia Terlaris di Malaysia. Maka sangat tidak heran jika Dee Company langsung tertarik untuk mengembangkan film MAKMUM (2019) lebih luas lagi.


Aku berkesempatan hadir pada acara Gala Premiere film MAKMUM 2 (2021) yang berlangsung tadi malam (23/12) di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Pada saat sesi Press Conference, produser Dee Company yaitu Dheeraj Kalwani mengungkapkan proses pembuatan sekuel film MAKMUM 2 (2021) ini terbilang cukup menantang karena dilakukan ditengah Pandemi CoVid-19. Budget produksi jauh lebih besar dibandingkan film pertama karena harus memprioritaskan kesehatan dan juga protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, jangka waktu pengambilan gambar pun jauh lebih lama hingga 30 hari lamanya karena lokasi shooting berada di desa terpencil di Kabupaten Ciamis dan Garut, Jawa Barat. Lebih lanjut, Guntur Soeharjanto selaku sutradara film ini mengungkapkan jika pada sekuelnya ini akan menampilkan cerita lebih kompleks dari karakter Rini. Tak hanya itu saja, Kolaborasi sang sutradara dengan penulis skenario yaitu Rafki Hidayat dan Riza Pahlevi siap memberikan ketegangan jauh lebih intens dibandingkan film pertamanya.



Untuk segi cerita, film MAKMUM 2 (2021) ini membawa penonton untuk melihat lagi terror setan Makmum yang kembali menghantui Rini. Namun terror tersebut berasal dari sebuah wilayah fiktif bernama Desa Suayan. Penonton diajak untuk ikut memecahkan misteri mengapa setan Makmum ini kembali bergentayangan. Pada paruh awal film, penonton langsung dimanjakan dengan serangkaian jumpscared khas film Makmum. Meskipun sangat repetitif, tapi ajaibnya masih saja unpredictable. Bahkan ada dua adegan jumpscared sukses memancing teriak, histeris hingga tepuk tangan penonton saat film diputar. Seiring berjalannya durasi film, plot terus bergerak maju untuk memecahkan misteri yang menyelimuti Desa Suayan. Moment terbaik sekuel film ini jelas berada di paruh awal film. Selain jumpscared cerdik dan memorable, film ini juga mempunyai scene manipulatif yang eksekusinya cukup bagus. Jujur, terror setan Makmum jauh lebih "superior" ketimbang film pertamanya. Setelah semuanya berjalan dengan sangat baik, skenario cerita menuju babak akhir film malah semakin kendor. Intens horror jadi tidak lagi menarik gara-gara keputusan cerita yang diambil menurutku terlalu "aneh". Padahal masih banyak banget potensi cerita mistis yang bisa diangkat dari semua kejadian yang telah terjadi dalam film ini. Tapi entah mengapa babak akhir film ini mengambil cerita seperti itu.



Untuk jajaran pemain, penampilan Titi Kamal sebagai Rini jauh lebih besar dan semakin kuat daripada film pertamanya. Karakter Rini dibuat frustasi akan nasib anaknya cukup berhasil membuat penonton simpati terhadapnya. Andai saja peran yang dimainkan Marcella Zalianty dan Dea Panendra diekspolor lebih jauh mungkin akan lebih menarik dan bisa memperbaiki keanehan yang terjadi pada babak akhir film. Untuk segi visual dan scoring musik, sudah jelas sekuel MAKMUM 2 (2021) mengalami peningkatan cukup pesat. Efek CGI-nya semakin smooth, musiknya menggelegar pada tempatnya dan yang pasti visual seram setan Makmum nya masih saja menyeramkan.


Akhirnya bertemu lagi dengan Riza Pahlevi dan Riyardi Arisman

Overall, film MAKMUM 2 (2021) cukup memuaskan berkat paruh awal filmnya yang dieksekusi dengan sangat baik. Berharap semoga dua film Guntur Soerhajanto yang dirilis bersamaan pada 30 Desember nanti bisa mendapatkan jumlah penonton yang sesuai dengan harapan. Yuk libur tahun baruan dengan nonton film MAKMUM 2 (2021) dan BACKSTAGE (2021) hanya di bioskop!



[7.5/10Bintang]

Saturday, 25 December 2021

[Review] Hawkeye - First Season: Saatnya Kate Bishop Beraksi Bersama Clint Barton!



#Description:
Title: Hawkeye - First Season (2021)
Casts: Jeremy Renner, Hailee Steinfeld, Vera Farmiga, Tony Dalton, Fra Free, Brian d'Arcy James, Aleks Paunovic, Linda Cardellini, Simon Callow, Alaqua Cox, Zahn McClarnon, Florence Pugh, Vincent D'Onofrio
Creator: Jonathan Igla
Studio: Marvel Studios, Disney Plus


#Synopsis:
Sejak berusia anak-anak, Kate Bishop sudah berprestasi di bidang akademik dan non akademik. Ia aktif dalam berbagai macam kegiatan olahraga. Kate juga memiliki ayah, Derek Bishop dan ibu, Eleanor Bishop yang harmonis. Mereka hidup bahagia disebuah Penthouse di pusat kota New York. Namun sayang, kebahagiaan keluarga Bishop ini harus berakhir disaat Loki dan pasukannya menyerang New York. Pertempuran Loki dan tim Avengers itu menyebabkan Kate harus kehilangan ayahnya.
Kini, Kate hidup berdua saja dengan sang ibu. Eleanor kini melanjutkan bisnis milik mendiang suaminya yang yaitu Bishop Security. Semuanya nampak berjalan normal hingga suatu hari, Eleanor memperkenalkan calon ayah baru untuk Kate yaitu Jack. Mereka berdua kemudian mengajak Kate untuk makan malam bersama di sebuah restoran terkenal. Disana, Kate juga bertemu dengan paman dari Jack yaitu Armand. Mereka berdua datang bersama untuk menghadiri acara lelang barang-barang yang berasal dari puing reruntuhan Avengers Tower.
Melihat calon ayah barunya itu membuat Kate curiga. Ia kemudian membuntuti Jack dan Armand yang sedang mengikuti acara lelang tersebut. Keduanya mengincar beberapa benda seperti jubah dan pedang Ronin serta jam klasik yang konon milik salah satu tim Avengers. Namun disaat sesi lelang berlangsung, terjadi sebuah ledakan dan membuat kepanikan. Jack dan Armand kabur dengan berhasil membawa pedang Ronin. Sementara itu, Kate yang tidak ingin diketahui keberadaannya oleh Jack ia mengenakan jubah Ronin. Ledakan tersebut dilakukan oleh komplotan Tracksuit Mafia yang dipimpin oleh Kazi dan Maya. Tracksuit Mafia tengah memburu dan ingin balas dendam kepada Ronin yang telah membunuh anggota dan ayah kandung dari Maya. Melihat Kate mengenakan jubah Ronin membuat komplotan Tracksuit langsung mengejarnya.
Kabar ledakan yang terjadi di acara lelang gelap itu akhirnya diketahui oleh Clint Barton alias Hawkeye. Ia pun dibuat terkejut melihat jubah dan pedang Ronin dipakai oleh orang lain. Clint yang awalnya memutuskan untuk pensiun sebagai Hawkeye terpaksa harus merebut kembali atribut Ronin dan segera menghancurkannya. Dibalik jubah Ronin itu ternyata ada Kate Bishop yang terpaksa mengenakan jubah agar tidak diketahui oleh Jack dan Armand. Clint kemudian membawa Kate ke tempat yang aman.
Kemunculan Ronin di pusat kota New York membuat Maya dan anak buahnya semakin bersemangat untuk menangkapnya. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Clint dan Kate terpaksa harus menjalin kerjasama untuk bisa meloloskan diri dari kejaran Maya dan Tracksuit. Disaat yang bersamaan pula, Clint harus berhadapan dengan Yelena Belova. Kehadiran Yelena tentu ingin balas dendam dan membunuh Clint atas kematian kakaknya, Natasha Romanoff usai terprovokasi oleh Valentina Allegra.
Keberadaan Clint dan juga Kate yang kini bekerjasama semakin mengancam keselamatan mereka dan orang-orang disekitarnya. Bahkan pimpinan para penjahat termasuk dari Maya dan Tracksuit yaitu Wilson Fisk (Vincent D'Onofrio) terpaksa turun tangan melihat kekacauan yang ditimbulkan oleh Clint dan Kate.


#Review:
Marvel Studios akhirnya menutup film dan series di tahun 2021 lewat film SPIDER-MAN NO WAY HOME (2021) dan HAWKEYE (2021). Keputusan serial dari karakter Clint Barton disimpan di penghujung tahun menurutku sangatlah tepat. Karena selama ini image dari sosok Clint Barton sendiri merupakan seorang ayah dan kepala rumah tangga dari keluarganya. Jadi sangatlah cocok serial ini mengambil genre drama keluarga action dengan sentuhan natal.


Sejak Phase 1 Marvel Cinematic Universe, karakter Hawkeye sudah eksis dan menjadi salah satu anggota The Original Six Avengers. Clint Barton sendiri pertama kali muncul di MCU lewat film THOR (2011) sebagai cameo, kemudian kembali muncul dan menjadi salah satu peran penting dalam film THE AVENGERS (2012). Sosok Clint Barton bukanlah sosok superhero dengan kekuatan super layaknya Thor, Iron Man atau Captain America. Kekuatan yang dimiliki Clint Barton sangatlah organik yaitu sangat ahli dalam memanah. Lewat serial yang berjumlah enam episode ini, Clint Barton dikisahkan ingin pensiun menjadi Hawkeye dan ingin menjalani hidup bahagia bersama dengan keluarganya. Namun impian tersebut sedikit terganggu gara-gara kemunculan Kate Bishop yang mengenakan jubah Ronin. Clint terpaksa harus membereskan lagi permasalahan yang bermunculan.
Serial HAWKEYE (2021) hadir dengan segala hal sederhana dan tidak menonjolkan blockbuster khas film-film MCU. Jika dibandingkan dengan empat serial MCU sebelumnya, HAWKEYE (2021) menjadi serial yang paling ringan untuk ditonton. Nuansa natal dan vibes film-film bertema christmas yang ada di dalam serial ini menjadi suatu hal yang menarik dan tidak bisa ditemukan dalam film series MCU. Sosok Clint Barton tidak tampil menjadi mentor bagi Kate Bishop. Keduanya malah melengkapi satu sama lain sebagai partner untuk menyelesaikan banyak masalah yang terjadi. Cara Marvel Studios untuk memperkenalkan Kate Bishop yang diperankan Hailee Steinfeld pun terasa sangat baik dan tidak mengesampingkan sosok Clint. Permasalahan yang harus dihadapi Clint dan Kate pun sangat beragam. Plot twist nya juga asik dan dieksekusi dengan baik. Final episode HAWKEYE (2021) menurutku jauh lebih mengesankan ketimbang empat series MCU sebelumnya.
Penampilan Jeremy Renner dan Hailee Steinfeld surprisingly sangatlah memuaskan. Sosok Hawkeye yang selama ini terkesan member Avengers yang dilupakan bisa tampil sebagai sosok pahlawan memukau dengan caranya sendiri. Keunikan Hawkeye dikupas habis-habisan dalam serial ini. Aku sangat suka saat melihat Clint dan Kate bekerjasama menyiapkan panah-panah yang dilengkapi dengan berbagai macam teknologi keren didalamnya. Overall, HAWKEYE (2021) menjadi salah satu serial MCU paling memukau dengan kehadiran banyak tokoh baru didalamnya.



[8.5/10Bintang]

[Review] Don't Look Up: Saat Dunia Harus Menghadapi Ancaman Komet Mematikan



#Description:
Title: Don't Look Up (2021)
Casts: Leonardo DiCaprio, Jennifer Lawrence, Rob Morgan, Meryl Streep, Jonah Hill, Mark Rylance, Tyler Perry, Cate Blanchett, Timothee Chalamet, Ron Perlman, Ariana Grande, Scott Mescudi
Director: Adam McKay
Studio: Hyperobjects Industries, Netflix


#Synopsis:
Seorang mahasiswi astronomi dari Michigan bernama Kate Dibiasky (Jennifer Lawrence) menemukan sebuah komet yang berada di koordinat mengarah ke planet bumi. Penemuan itu kemudian ia laporkan kepada Professor Dr. Randall Mindy (Leonardo DiCaprio) untuk diselidiki lebih pasti lagi. Setelah keduanya mengamati dan melakukan perhitungan astronomi, Randall dan Kate sangat yakin jika komet tersebut akan menghantam permukaan bumi kurang dari enam bulan lagi. Dampaknya pun tak main-main, seluruh populasi dan kehidupan di bumi akan musnah akibat hantaman komet berdiameter 19 kilometer tersebut.



Mereka kemudian menghubungi pihak NASA mengenai penemuan komet tersebut. Randall dan Kate meminta bantuan pada petinggi NASA yaitu Dr. Teddy Oglethorpe (Rob Morgan) untuk secepatnya menyebarluaskan kabar penting ini, termasuk ke pemerintahan Amerika Serikat. Ketiganya kemudian sepakat bekerjasama dan mencari waktu untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat yaitu Janie Orlean (Meryl Streep).
Setelah seharian menunggu, Randall dan Kate akhirnya berjumpa dengan orang nomor satu di Amerika Serikat itu. Ekspektasi keduanya terhadap Presiden AS yang selama ini terlihat berwibawa dan elegan seketika hancur saat mengetahui sikap sesungguhnya dari Janie Orlean. Pihak pemerintah tidak sepenuhnya mempercayai Randall, Kate dan Teddy karena bisa menimbulkan kepanikan massal.



Usaha mereka pun gagal. Ketiganya kemudian berinisiatif untuk menyebarkan informasi soal komet itu melalui media berita di televisi. Mereka berhasil diundang dalam program berita The Daily Rip yang dipandu dua host Jack (Tyler Perry) dan Brie (Cate Blanchett). Tapi sayangnya, Randall dan Kate seperti salah masuk ke program acara, karena The Daily Rip berfokus pada media berita showbiz dan entertainment. Kate bahkan dibuat kesal karena disaat mereka menyampaikan informasi penting malah dianggap sebagai hiburan dan lelucon oleh kedua host. Ia pun berteriak dan memaki semua orang termasuk pemerintah Amerika Serikat secara live. Hal tersebut membuat kepanikan dan akhirnya Kate diamankan oleh pihak pemerintah.


Para pimpinan negara-negara diluar Amerika Serikat mendesak Presiden AS untuk segera mengambil tindakan. Janie dan para staffnya kemudian sepakat memutuskan menghancurkan komet tersebut di angkasa sebelum menghantam bumi dengan cara menembaknya menggunakan beberapa roket nuklir. Namun rencana roket nuklir itu tiba-tiba dihentikan disaat CEO raksasa teknologi BASH yaitu Peter Isherwell (Mark Rylance) mengklaim jika komet yang akan menghantam bumi itu mempunyai kandungan mineral mahal senilai triliunan dollar. Hal tersebut sudah ia selidiki bersama tim peneliti yang terdiri dari para penerima nobel. BASH berencana untuk memecah serpihan komet di angkasa dengan menggunakan robot drone canggih dan membawanya ke permukaan bumi dengan aman. Melihat peluang dan keuntungan besar itu membuat Janie langsung tertarik untuk mendukung rencana Isherwell dan BASH. Hal tersebut bisa menjadi senjata ampuh untuk mendongkrak popularitas Janie Orlean pada pemilihan Presiden AS selanjutnya.


Hal tersebut menimbulkan dua kubu tercipta di masyarakat. Kubu pertama sangat mendukung dan percaya akan janji Pemerintah AS dan BASH yang akan mensejahterakan rakyat jika mereka berhasil mendapatkan serpihan komet tersebut. Sementara kubu kedua berada di sisi Dr. Randall dan Kate yang menentang keras tentang rencana tersebut. Akankah komet itu benar-benar jatuh ke bumi?



#Review:
Libur Natal tahun ini, Netflix menghadirkan sebuah film terbaru garapan sutradara Adam McKay yang berjudul DON'T LOOK UP (2021). Film ini menjadi salah satu film yang paling diantisipasi kehadirannya karena dibintangi sederet aktor-aktor besar di Hollywood. Kapan lagi coba bisa melihat Jennifer Lawrence, DiCaprio, Meryl Streep, Cate Blanchett, Timothee Chalamet hingga Ariana Grande beradu akting dalam satu judul film layar lebar dan disutradarai oleh pemenang Best Screenplay Oscars tahun 2016.


Untuk segi cerita, Adam McKay menyajikan kisah fiksi ilmiah tentang ancaman sebuah komet menghantam bumi. Premisnya sudah seperti Disaster Movie bukan? Namun ditangan McKay, film DON'T LOOK UP (2021) ini penuh dengan komedi satir, sehingga bukannya penonton dibawa was-was dan takut, yang ada malah tertawa miris karena hampir semua hal satir dalam film ini sangat mudah kita temukan di era modern sekarang. McKay menyoroti banyak hal tentang perilaku manusia seperti acuh terhadap fenomena alam, kapitalisme para pengusaha raksasa teknologi, pemerintahan yang menyebalkan, media berita yang memilukan hingga issue personal para karakternya. Sepanjang film pokoknya penonton ikut dibuat kesal melihat apa yang terjadi dalam film ini.


Kekonyolan in a good way juga turut datang dari para pemain film. Bagi penonton yang sangat merindukan akting J-Law, film DON'T LOOK UP (2021) ini sangat berhasil mengobati kangen para penggemarnya. Sosok Kate Dibiasky dibawakan dengan baik dan santai banget layaknya mahasiswi tingkat akhir. Duet dengan Leonardo DiCaprio juga saling melengkapi satu sama lain. Amarah dan emosi keduanya yang meledak-ledak sukses membawa penonton ikutan kesal juga. Dari semua karakter yang hadir dalam film ini, aku paling benci dengan peran Peter Isherwell yang dimainkan Mark Rylance. Gesture dan gaya bicaranya ingin sekali aku menaboknya hahahaha. Oia, applause untuk penampilan Ariana Grande yang bisa-bisanya berakting dan juga memberikan lagu yang indah untuk film ini.


Untuk urusan visual, film DON'T LOOK UP (2021) nampaknya sangat mudah untuk menampilkan visual efek tentang komet yang segera menghantam planet bumi. Nampak nyata dan sangat meyakinkan. Tak heran lah pokoknya kalau film ini menjadi film produksi Netflix paling mahal yang pernah dibuat. Yuk nonton sekarang hanya di Netflix. Ada dua Credit Scene ya!



[8/10Bintang]

Thursday, 23 December 2021

[Review] Backstage: Pengorbanan Besar Seorang Kakak Demi Kebahagiaan Sang Adik



#Description:
Title: Backstage (2021)
Casts: Sissy Prescillia, Vanesha Prescillia, Karina Suwandi, Achmad Megantara, Roy Sungkono, Verdi Solaiman, Aulia Sarah, Ferry Salim, Poppy Sovia, Ade Firman Hakim, Prisia Nasution, Giorgino Abraham, Bayu Oktara, Anggy Umbara, Sadana Agung
Director: Guntur Soeharjanto
Studio: Paragon Pictures, Ideosource


#Synopsis:
Sandra (Sissy Prescillia) dan (Vanesha Prescillia) adalah sepasang kakak beradik yang selalu mendukung satu sama lain. Meskipun keduanya baru berhenti bekerja di cafe, namun baik Sissy maupun Elsa selalu optimis bakal segera mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi. Elsa sendiri sangat terobsesi ingin menjadi bintang film. Beberapa kali ia mengikuti casting namun tak pernah membuahkan hasil. Sissy dan Ibu Andini (Karina Suwandi) selalu memberikan semangat agar Elsa jangan putus asa. Sambil mencari pekerjaan baru, Sissy dan Elsa membantu ibu mereka usaha kecil-kecilan siomay di rumah.


Suatu hari, Elsa mendapatkan informasi terbaru soal casting film drama musikal. Ia pun sangat tertarik mengikutinya. Salah satu persyaratan mengikuti casting tersebut ialah harus mengupload video saat bernyanyi. Namun karena Elsa tidak bisa menyanyi, ia pun meminta Sissy yang lebih jago olah vokal untuk bernyanyi dibelakangnya dan Elsa pun Lipsync menggunakan suara Sissy.


Video performance Elsa pun menarik minat produser musik dari Big Entertainment yaitu Pak Bayu (Verdi Solaiman). Ia sangat yakin Elsa bisa menjadi bintang besar jika diberi kesempatan untuk membintangi film drama musikal yang akan diproduksi oleh Pak Bowo (Ferry Salim). Namun Pak Bowo tak ingin mengambil resiko dengan memasang nama baru sebagai bintang utama. Pak Bayu pun mempunyai ide, ia akan mengorbitkan dulu Elsa sebagai seorang penyanyi dan jika terbukti sukses, Elsa harus mendapat peran utama dalam film musikal itu. Dengan bantuan anak buahnya yaitu Rudy (Roy Sungkono) dan Nabila (Aulia Sarah), mereka bertiga kemudian pergi mendatangi rumah Elsa.
Setibanya di rumah sederhana Elsa, Pak Bayu dibuat terkejut ternyata yang menyanyi di video itu adalah Sissy. Namun melihat Elsa yang memiliki aura lebih menjual membuat Pak Bayu berinisiatif untuk tetap mengorbitkan Elsa sebagai penyanyi namun menggunakan suara Sissy. Meskipun harus membohongi publik, Pak Bayu menjamin karier Elsa akan cemerlang berkat lipsync suara kakaknya itu. Demi kebahagiaan sang adik, Sissy pun akhirrnya bersedia menjadi Ghost Singer bagi Elsa.


Big Entertainment pun sangat serius dan optimis untuk mengorbitkan Elsa sebagai penyanyi wanita pendatang baru. Single perdana siap dirilis dengan serangkaian materi promo yang tak main-main. Hasilnya pun sesuai dengan dugaan. Elsa berhasil mencuri perhatian para penikmat musik. Single perdananya laku dipasaran. Pak Bayu pun semakin semangat untuk menggarap album perdana untuk Elsa.



Namun sayang, seiring berjalannya waktu, banyak sekali permasalahan muncul antara Sissy dan juga Elsa. Meskipun karier Elsa sedang naik daun, namun keberadaan sang kakak semakin tidak dianggap. Keduanya pun dilarang untuk tampil berdua didepan umum. Keadaan semakin rumit disaat Pak Bayu harus memasangkan Elsa lewat lagu duet dengan penyanyi solo pria bernama Michael Nara (Achmad Megantara). Elsa panik karena Nara belum tahu soal kebohongan dirinya yang bernyanyi Lipsync. Akankah selamanya Elsa menjadi penyanyi Lipsync dan Sissy selamanya menjadi Ghost Singer yang semakin tidak dianggap oleh orang-orang disekitarnya?



#Review:
Liburan akhir tahun ini, Film Indonesia perlahan mulai bangkit setelah hampir dua tahun mati suri gara-gara Pandemi CoVid-19. Kali ini, rumah produksi Paragon Pictures dan Ideosource kembali merilis film terbarunya yang berjudul BACKSTAGE (2021). Film ini menjadi film kedua dari Paragon Pictures yang dirilis di tahun 2021 setelah film LOSMEN BU BROTO (2021).


Aku berkesempatan hadir pada Special Early Screening film BACKSTAGE (2021) di Cinema XXI Blok M Square pada Sabtu, 11 Desember lalu. Senang rasanya bisa menghadiri acara ini karena Special Early Screening untuk yang pertama kalinya setelah Premiere di JAFF Jogja 2021. Dua pemain utama yaitu Sissy dan Vanesha Prescillia serta produser dari Paragon Pictures yaitu Robert Ronny ikut hadir memeriahkan Special Early Screening.



Untuk segi cerita, film BACKSTAGE (2021) ini menyajikan kisah hubungan kakak beradik perempuan yang harus diakui cukup jarang ditemukan di film-film Indonesia. Ditangan Robert Ronny dan Guntur Soeharjanto, sister relationship antara Sandra dan Elsa dikemas sangat menarik dengan sentuhan musikal dan juga industri label musik yang toxic. Film ini bisa saja menyentil industri label rekaman yang lebih mengutamakan keuntungan dan fisik ketimbang kualitas. Sejak paruh awal, chemistry Sandra dan Elsa sebagai kakak beradik yang saling support pun terasa begitu kuat. Penonton bisa merasakan cinta dan kasih sayang seorang kaka yang rela melakukan apa saja demi adiknya bahagia. Performa Sissy Prescillia sebagai aktor patut diacungi jempol. Range emosi karakter Sandra yang insecure karena penampilan fisiknya tidak se-"menjual" adiknya ini benar-benar berhasil membuat penonton bersimpati kepadanya. Tak kalah dengan sang kakak, Vanesha pun semakin menunjukkan kualitasnya dalam berakting. Perlahan tapi pasti, image kuat Milea mulai luntur dari sosok Vanesha. 



Plot sister relationship semakin menarik disaat Sandra memiliki batas kesabaran. Guntur Soeharjanto ingin menampilkan jika kakak atau manusia sebaik apapun pasti batasnya. Konflik semakin complicated disaat Sandra dan Elsa masuk ke industri musik. Mereka dipertemukan dengan produser label musik yang lebih mementingkan popularitas & keuntungan tanpa peduli telah menyakiti hati banyak orang. Sosok Pak Bayu memang sangat cocok diperankan oleh Verdi Solaiman. Gesture menyebalkan dan kesan intimidatif yang dilakukan pada Sandra dan Elsa sukses membuat penonton gregetan. Yang sedikit disayangkan mungkin karakter Pak Bayu memainkan dialognya masih terlalu soft. Coba saja dibuat lebih nyelekit hati, pasti jauh lebih dramatis lagi.
Subplot tentang penyanyi Michael Nara dan cinlok dengan Elsa juga seharusnya bisa lebih romantis jika awal pertemuan mereka tidak dibuat seperti ajang balas dendam dan ancaman. Cukup annoying melihat Megantara memerankan penyanyi yang so' cool. Hehehe.
Kuatnya konflik rivalitas kakak beradik ini dibarengi dengan elemen musikal yang jempolan. Film BACKSTAGE (2021) memiliki tujuh original soundtrack yang dimana tiga lagu merupakan lagu asli dan khusus diciptakan untuk film ini. Berikut adalah daftar lengkap OST Film BACKSTAGE (2021):

1. Melangkah - Vanesha Prescillia & Sissy Prescillia
2. Apa Adanya - Sissy Prescillia & Reza Alwin
3. Aku Takkan Berhenti - Sissy Prescillia & Andi Rianto
4. Seberapa Pantas (Sheila On 7) - Sissy Prescillia
5. Terbaik Untukmu (Tangga) - Sissy Prescillia
6. I Remember (Mocca) - Sissy Prescillia
7. Bagaikan Langit (Potret) - Sissy Prescillia

Seluruh lagu dan elemen musik dalam film ini digarap langsung oleh salah satu komposer musik terbaik di Indonesia yaitu Andi Rianto. Gong moment film BACKSTAGE (2021) yang disertai tujuh lagu diatas selalu berhasil membuat bulukuduk merinding. Hal ini kembali diperkuat dengan visual efek panggung yang sangat megah dan crowded. Berasa nonton konser launching album beneran! Sebagai film penutup di tahun 2021, film BACKSTAGE (2021) wajib banget ditonton bareng-bareng keluarga. Tayang di bioskop 30 Desember 2021.


[8/10Bintang]