#Description:
Title: The Voice of Hind Rajab (2025)
Title: The Voice of Hind Rajab (2025)
Casts: Hind Rajab, Motaz Malhees, Saja Kilani, Amer Hlehel, Clara Khoury, Nesbat Serhan
Director: Kaouther Ben Hania
Studio: Mime Films, Tanit Film, Film4, MBC Studios, Plan B Entertainment, The Party Film Sales
#Synopsis:
29 Januari 2024, para relawan dan petugas di pusat bantuan Bulan Sabit Merah di Palestina sibuk dengan panggilan telepon masuk dari warga Gaza yang meminta bantuan. Salah satunya yaitu Omar (Motaz Malhees) yang menerima telepon dari seorang wanita yang terjebak ditengah genosida Israel di jalur Gaza. Namun sayang, saat Omar sedang berusaha berkoordinasi untuk mengirim ambulans kesana, terdengar jeritan penelepon dengan disertai suara tembakan dan akhirnya komunikasi terputus. Hal tersebut mengguncang perasaan Omar yang baru pertama kali mengalami kejadian seperti itu. Omar pun diminta leader nya yaitu Nisreen (Clara Khoury) untuk menenangkan diri dan meluapkan kesedihannya sejenak sebelum kembali bekerja.
Setelah menenangkan diri, Omar kembali ke mejanya dan lanjut bekerja. Saat pergantian shift dengan rekannya, Rana (Saja Kilani) ia menerima panggilan telepon dari seorang anak perempuan. Omar pun seperti biasa menanyakan identitas serta apa yang dibutuhkan. Namun telepon terputus. Tak lama setelah itu, Omar menerima kembali panggilan telepon dari seorang pria yang melaporkan jika keponakannya, Hind Rajab yang sedang berada di dalam mobil terjebak di dekat SPBU seorang diri. Pria tersebut kemudian memberikan nomor telepon saudaranya yang berada di mobil yang sama.
Omar kemudian menelepon nomor itu dan kembali tersambung dengan suara anak perempuan tadi. Selama percakapan, Hind Rajab yang punya nama panggilan Hanood itu meminta Omar dan yang lainnya untuk segera datang menolongnya. Ia ketakutan dan berkali-kali terdengar suara ledakan dan tembakan dari luar mobil. Omar semakin panik dan tak bisa menahan rasa sedihnya mendengar Hanood yang menangis sambil meminta bantuan. Rana kemudian ikut membantu Omar untuk menenangkan Hanood melalui telepon. Setelah itu, Omar mendatangi supervisor nya yaitu Mahdi (Amer Hlehel) untuk segera mengirimkan mobil ambulans untuk evakuasi Hanood.
Mahdi pun langsung berkoordinasi dengan berbagai departemen untuk menindaklanjuti laporan Omar tersebut. Setelah ditelusuri, Mahdi tidak bisa langsung begitu saja mengirim ambulans ke posisi Hanood karena jalur evakuasi tim medis ditutup. Ditambah lagi pasukan tentara Israel tak henti-hentinya melancarkan aksi genosida di sana dengan senjata dan juga tank perang. Omar kemudian berusaha mencari jalan alternatif dari jalur evakuasi. Ia pun menemukan sebuah jalan pintas menuju lokasi Hanood melalui peta yang berjarak hanya 8 menit dari posisi ambulans dan tim medis. Omar kembali mendatangi Mahdi untuk mengirim langsung ambulans via jalur alternatif. Namun Mahdi tak bisa main kirim ambulans kesana karena harus mengikuti prosedur dan perizinan dari berbagai departemen terkait dan juga keamanan personel tentara Palestina yang nanti ditugaskan.
Sementara itu, Rana yang masih berkomunikasi dengan Hanood via telepon berusaha menenangkannya agar tidak panik dan tetap bersembunyi. Ketika Rana menanyakan di mobil tersebut sedang bersama siapa saja, Hanood menjawab jika ia sendirian karena ketiga sepupu dan paman dan bibi nya sudah meninggal. Mendengar jawaban Hanood membuat Rana, Omar dan yang lainnya langsung menangis. Omar semakin marah pada Mahdi yang tidak bisa berbuat cepat untuk segera menolong Hanood. Suara tembakan dan tank yang sedang berjalan menghancurkan kendaraan dan bangunan semakin terdengar melalui telepon yang dipegang Hanood. Setelah mengetahui salah satu tentara Palestina adalah rekannya, Omar pun langsung menghubunginya dan meminta untuk segera menyelamatkan Hanood. Setelah mendapat izin, mobil ambulans kemudian berjalan menuju jalur alternatif dengan diarahkan oleh Mahdi. Dalam perjalanan itu, tentara Israel semakin agresif melancarkan tembakan dari senjata maupun tank perang milik mereka ke banyak titik. Di saat mobil ambulans tinggal sedikit lagi mencapai lokasi keberadaan mobil yang didalamnya ada Hanood, komunikasi terputus, begitu juga dengan Hanood. Tangisan pecah di Bulan Sabit Merah. Mereka gagal menyelamatkan Hind Rajab. Keesokan harinya setelah tentara Israel pergi, para relawan langsung menuju lokasi keberadaan mobil ambulans dan juga Hanood. Di sana, mereka menemukan kedua mobil tersebut sudah hancur penuh dengan bekas ratusan tembakan peluru. Hanood dan tim medis di ambulans yang berusaha menuju lokasi keberadaan Hanood ditemukan sudah meninggal dunia.
#Review:
Sejak bulan Oktober 2023 sampai hari ini, aksi genosida Israel semakin masif dilakukan di wilayah Palestina. Tak sedikit yang menyuarakan kecaman terhadap Israel dari berbagai kalangan. Namun hingga saat ini, Israel masih saja kekeuh dengan pendiriannya untuk menguasai Gaza dan juga Palestina. Emang negara biadab dan gak tau diri.
Aksi protes genosida Israel semakin intens disuarakan oleh para sineas film di seluruh dunia. Tercatat sudah ada beberapa film panjang, film pendek dan film dokumenter yang mengangkat cerita genosida Israel terhadap Palestina yang dirilis dari 2023 sampai hari ini. Jika tahun 2024 lalu dunia dihebohkan dengan film dokumenter NO OTHER LAND (2024) yang sukses memenangkan kategori Best Documentary Feature Film Academy Awards yang ke-97, di tahun 2025 kemarin, dunia kembali digemparkan dengan film asal Tunisia berjudul THE VOICE OF HIND RAJAB (2025). Film dengan format docudrama ini mengangkat cerita asli perjuangan petugas di Bulan Sabit Merah Palestina dalam upaya menyelamatkan nyawa seorang anak perempuan bernama Hind Rajab yang terjebak ditengah-tengah aksi biadab tentara Israel melalui panggilan telepon. Dengan bermodalkan suara rekaman asli Hind Rajab yang terjadi pada 29 Januari 2024 dan kemudian dikombinasikan dengan drama serta konflik batin petugas call center dalam menghadapi situasi menyayat hati tersebut. Durasi 89 menit berhasil dimaksimalkan dengan luar biasa oleh sang sutradara untuk menciptakan suasana ketegangan antara petugas call center Bulan Sabit Merah Palestina dengan para korban yang terjebak ditengah aksi genosida Israel. Setiap komunikasi telepon mendadak terputus, disitulah nyawa warga Palestina melayang. Selain itu, cerita film ini juga turut menyentil prosedur dan birokrasi dalam menjalankan tugas ternyata memang seribet itu. Meskipun dalam keadaan darurat, seharusnya birokrasi ribet itu sebaiknya bisa fleksibel deh. Asli, penonton ikutan dibuat greget terhadap karakter Mahdi, meskipun keputusannya mengikuti prosedur pun karena tugasnya seperti itu dan ia juga harus mengutamakan keselamatan tim medis yang harus menuju medan perang genosida yang dilakukan Israel.
Film THE VOICE OF HIND RAJAB (2025) kemudian ditutup dengan realita pahit sesuai dengan kejadian nyata. Rekaman otentik sebagai bukti kekejaman genosida Israel terhadap warga sipil yang tak berdosa terlihat dengan jelas. Mereka sengaja menembak dan menghancurkan mobil yang didalamnya ada Hind Rajab dan juga ambulans. Sinting!
[9/10Bintang]






















