#Description:
Title: Send Help (2026)
Title: Send Help (2026)
Casts: Rachel McAdams, Dylan O'Brien, Edyll Ismail, Dennis Haysbert, Xavier Samuel, Chris Pang, Thaneth Warakulnukroh, Emma Raimi, Bruce Campbell
Director: Sam Raimi
Studio: Raimi Productions, 20th Century Studios
#Synopsis:
Setelah tujuh tahun bekerja di perusahaan Preston Strategic Solutions, staff divisi strategi dan perencanaan yaitu Linda Liddle (Rachel McAdams) optimis jika dirinya akan naik jabatan, sesuai janji dari mendiang pemilik perusahaan yaitu Bruce Preston (Bruce Campbell), sebagai balas budi atas dedikasi mendiang ayahnya Linda di masa lalu terhadap Bruce dan juga perusahaannya.
Namun sayang, setelah meninggalnya Bruce, perusahaan dan kepemimpinannya justru diwariskan kepada anak semata wayang Bruce yaitu Bradley Preston (Dylan O'Brien). Harapan naik jabatan untuk Linda jadi semakin tipis karena Bradley lebih tertarik mempromosikan staff lain yaitu Donovan (Xavier Samuel) sebagai pimpinan baru perusahaan karena keduanya sudah berteman lama sejak masih kuliah. Selain itu, Bradley juga tidak menyukai sikap aneh dan penampilan culun dari Linda yang menurutnya tidak pantas untuk menjabat posisi penting di perusahaan. Bradley pun terang-terangan pada asistennya ingin menyingkirkan Linda dari kantornya dengan cara di mutasi ke kantor cabang yang lokasinya jauh agar ia tidak lagi melihat Linda.
Untuk menjalankan misinya, Bradley berencana memindahkan Linda ke kantor cabang yang akan segera di buka di Bangkok, Thailand. Ia pun mengajak Linda untuk meninjau langsung ke sana bersama dengan Donovan dan beberapa staff lain yang punya kedekatan tersendiri dengan Bradley. Rombongan kemudian terbang menggunakan pesawat pribadi menuju Bangkok. Dalam perjalanan, Donovan memutar video konten audisi Linda yang mengikuti kompetisi program reality show Survivor. Video tersebut menjadi bahan lelucon dan tertawaan dari Bradley, Linda dan yang lainnya. Hal tersebut membuat Linda sangat sedih dan semakin sakit hati karena perilaku jahat dari rekan-rekan kerjanya itu. Tak lama kemudian, pesawat mengalami turbulensi hebat. Ditengah kepanikan tersebut, pesawat terkena sambaran petir yang menyebabkan kerusakan fatal. Linda dan Bradley yang duduk memasang sabuk keamanan tidak terlempar keluar dari pesawat, namun tenggelam di tengah lautan.
Keesokan harinya, Linda terbangun dari pingsannya dan tersadar jika ia terdampar di sebuah pulau kosong tak berpenghuni. Ketika Linda berkeliling, ia menemukan Bradley di pinggir pantai dan tak sadarkan diri. Linda pun langsung membawa Bradley ke tempat yang aman. Selama terdampar di pulau tersebut, Linda menerapkan cara-cara survival yang selama ini ia pelajari baik melalui buku, jurnal, internet dan juga program televisi favoritnya, Survivor. Berkat hobinya itu, Linda berhasil membuat tempat teduh dari kayu dan dedaunan, api unggun tanpa bantuan korek api, berburu sumber makanan ke dalam hutan dan yang lainnya. Setelah dua hari tak sadarkan diri, Bradley mulai siuman. Ia terkejut sekaligus menangis terharu karena masih diberi keselamatan dari kecelakaan tragis pesawat, meskipun salah satu kakinya mengalami luka dan cidera parah.
Hari demi terus berlalu. Linda semakin menikmati terdampar di pulau terpencil dan terlihat tidak ada usaha untuk mencari cara agar bisa ditemukan oleh orang lain. Hal sebaliknya justru dialami oleh Bradley yang ingin segera keluar dari pulau tersebut. Meskipun di kantor mendapatkan perilaku buruk, tak membuat Linda enggan dalam menolong dan merawat Bradley. Di sisi lain, Bradley ternyata menyimpan rasa kesal terhadap Linda karena tidak ada usaha untuk mencari pertolongan, malah memilih bertahan hidup saja di pulau tersebut sampai bantuan pertolongan datang sendiri mendatangi mereka. Pertengkaran kecil pun selalu terjadi diantara Linda dan Bradley setiap harinya.
Hari demi hari terus berlalu. Kondisi kesehatan dan kaki Bradley yang cidera perlahan mulai membaik. Karena merasa bosan, Bradley kemudian ikut Linda berburu sumber makanan di dalam hutan. Sambil menjelajah hutan, Linda berbagi pengetahuan tentang hutan, tanaman, buah-buahan hingga hewan yang selama ini ia pelajari pada Bradley. Setelah itu, Linda juga mengajak Bradley berjalan menuju tebing untuk melihat pemandangan indah lautan luas sekaligus melarang Bradley untuk tidak berjalan jauh ke tebing sebrang karena banyak tumbuhan beracun di sana.
Tak terasa sudah hampir sebulan Linda dan Bradley terdampar di pulau tersebut. Bantuan dan upaya pencarian jatuhnya pesawat juga tak pernah sampai ke pulau mereka. Hingga suatu ketika, saat Linda sedang mencari sumber makanan di pantai bagian belakang, ia melihat kapal kecil melintas. Tapi ternyata, Linda memilih bersembunyi dan tidak meminta pertolongan kepada kapal tersebut. Ia pun merahasiakan kejadian itu pada Bradley supaya mereka berdua tetap terdampar di sana.
Karena sudah tidak tahan lagi hidup di sana, Bradley diam-diam merakit kapal kayu untuk kabur dari pulau dan pergi meninggalkan Linda. Agar rencananya berhasil, Bradley memberikan racun di hidangan makan malam yang disantap Linda. Melihat kondisi Linda yang keracunan dan hampir tak sadarkan diri, Bradley langsung mendorong kapal kayunya menuju pinggir pantai dan kabur menuju laut. Namun sayang, angin kencang di malam hari menciptakan arus dan ombak tinggi yang menyebabkan kapal kayu Bradley hancur dan terbalik. Ia pun terseret dan kembali ke pantai tak sadarkan diri.
Keesokan harinya, Bradley terbangun yang diselamatkan lagi oleh Linda. Meskipun sudah mengecewakannya, Linda tetap menolong Bradley sambil mengancamnya untuk tidak lagi meremehkan dirinya. Bradley pun akhirnya menyerah dan memutuskan mengikuti semua keinginan Linda untuk tetap bertahan hidup di pulau. Bagaimana nasib mereka berdua selanjutnya?
#Review:
Di penghujung bulan Januari 2026, Hollywood siap digemparkan dengan film bergenre kombinasi antara drama komedi, romantis, thriller dan horror terbaru produksi 20th Century Fox berjudul SEND HELP (2026). Film ini disutradarai oleh Sam Raimi, kreator original Trilogy EVIL DEAD dan DRAG ME TO HELL (2009), yang selama ini dikenal sebagai salah satu sutradara spesialis film horror dengan memiliki ciri khas tersendiri di setiap filmnya.
Untuk segi cerita, menurutku wajar saja film SEND HELP (2026) ini berani menyuguhkan kombinasi genre dalam plotnya, karena kolaborasi Sam Raimi dan penulis Damian Shanon, Mark Swift berhasil menciptakan cerita tentang survival yang sangat seru dan penuh kejutan diluar dugaan! Premis film ini sebetulnya sudah sering kita temukan di film atau serial lain yaitu tentang karakter yang terjebak atau terdampar di sebuah pulau terpencil usai mengalami kecelakaan. Terakhir, premis ini bisa kita temukan di film nya Netflix THE MOST BEAUTIFUL IN THE WORLD (2025) yang dibintangi Reza Rahadian dan Sheila Dara. Bagian awalnya juga memiliki kesamaan pula, tentang boss pria yang selalu meremehkan staff perempuannya di kantor lalu tak sengaja mereka berdua terdampar di pulau. Ketika memasuki babak pertengahan, barulah film SEND HELP (2026) menunjukkan taringnya.
Terima kasih WatchmenID atas undangan nonton bareng film SEND HELP (2026) nya!
Moment terdampar di pulau terpencil dieksplorasi dengan realistis. Berkat hobinya membaca buku, riset dan menonton acara bertema survival, karakter Linda Liddle berhasil menerapkannya dengan maksimal selama terdampar di pulau tersebut. Penonton selalu berhasil dibuat tertawa melihat cekcok antara Linda dan Bradley karena keinginan mereka berdua sangat bersebrangan. Dengan durasi yang nyaris 120 menit, Sam Raimi sangat leluasa mengeksplor dua sifat manusia bertolak belakang lewat Linda dan Bradley. Di paruh awal film, penonton sangat mudah bersimpati dan berpihak pada Linda yang mendapat perlakuan sexism dan misogyny dari orang-orang di kantornya. Pada point ini, kritik sosial tersebut jadi lebih relevan dengan kehidupan sosial perkantoran yang pasti ada saja tipikal orang-orang brengsek seperti Bradley Preston. Namun saat memasuki babak pertengahan sampai akhir film, barulah kejutan demi kejutan disajikan ke penonton dengan cara yang sangat "menyenangkan". Aksi kucing-kucingan antara Linda dan Bradley serta kekonyolan mereka selalu berhasil memancing tawa sekaligus adrenaline penonton. Selain itu, Sam Raimi juga menyuguhkan signature nya yaitu elemen horror, thriller serta gore nya yang sukses membuatku ngilu! Gila sih, semua experience dari film-filmnya Sam Raimi terdahulu seperti Evil Dead, Spider-Man hingga yang terbaru DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSE OF MADNESS (2022) bisa dirasakan disepanjang film ini. Bahkan, treatment angle kamera dan extreme close-up yang digunakan film ini beberapa diantaranya langsung dejavu terhadap film-film karya Sam Raimi terdahulu, khususnya saat Linda di babak akhir film, eksekusinya Scarlett Witch banget haha. Transformasi perubahan dari Linda dan Bradley di babak akhir film benar-benar memuaskan ekspektasi penonton!
Untuk jajaran pemain, penampilan luar biasa datang dari Rachel McAdams yang berhasil menghidupkan karakter Linda yang culun, freak dan kemudian menggila jadi cegil yang dibangun secara perlahan dengan sangat memukau. Range emosional serta gesture nya juara banget! Sangat berharap performa McAdams di film ini ter-notice oleh Oscars, Golden Globes dan SAG. Pasangannya yang memerankan Bradley Preston yaitu Dylan O'Brien pun tampil luar biasa menyebalkan sebagai boss patriarki yang sangat kekeuh tidak ingin dilangkahi oleh Linda. Aksi liciknya yang selalu gagal jadi bahan tertawaan bagi penonton. Chemistry hate relationship nya dengan Linda juga benar-benar menyebalkan.
Overall, film SEND HELP (2026) sukses menjadi sajian film Hollywood yang paling mengejutkan dan memukau di awal tahun ini. Kombinasi drama komedi romantis, horror, thriller hingga gore yang sangat entertaining! Highly recommended ditonton di bioskop karena nyaris no sensor sama sekali!
[9.5/10Bintang]












0 comments:
Post a Comment