[Review] Fall 2 Deadpoint: Kisah Dua Perempuan Yang Nekat Dan Kemudian Terjebak Di Tebing Gunung Kwan!

 


#Description:
Title: Fall 2: Deadpoint (2026)
Casts: Harriet Slater, Arsema Thomas, Tom Brittney, Virgina Gardner, Sahajak Boonthanakit, Jordan Coleman
Director: Michael Spierig, Peter Spierig
Studio: Tea Shop Productions, Capstone Pictures, Flawless Productions, Lionsgate


#Synopsis:
Setelah kematian Shiloh Hunter (Virgina Gardner), saudarinya yaitu Jax Hunter (Harriet Slater), bertemu dengan Luce (Arsema Thomas) teman dari kakaknya untuk menjual truk peninggalan mendiang sang kakak. Di dalam truk tersebut, Luce menemukan buku kenangan milik Shiloh yang berisi peta lokasi tempat ia berencana memanjat dan melakukan aksi ekstrem demi konten di media sosial. Luce berhasil membujuk Jax untuk pergi bersama ke wahana plank walk di Gunung Kwan, Thailand. Gunung tersebut memiliki patung naga yang dipercaya bisa "memakan rasa takut" pendakinya. Di sana, mereka menyewa pemandu lokal bernama Jon Platt (Tom Brittney) yang bersedia mengantar mereka meskipun Gunung Kwan sebenarnya sudah ditutup secara permanen akibat ancaman gempa, tanah longsor, dan perubahan cuaca yang ekstrem.
Keesokan harinya, Jax, Luce, dan Jon nekat mendaki jalur berbahaya tersebut. Malang bagi mereka, hujan deras memicu longsor dahsyat yang menghancurkan sebagian jalan papan dan membuat Jax serta Luce terjebak di tebing terjal tanpa bisa maju maupun mundur. Saat bertahan hidup dalam ketakutan dan kelelahan, kedok sang rekan akhirnya terbongkar. Melalui rekaman kamera lama Shiloh, Jax menyadari bahwa wanita yang bersamanya bukanlah Luce yang asli, melainkan seorang penggemar Shiloh bernama Billie. Billie sengaja berpura-pura menjadi teman Shiloh agar bisa mendekati Jax dan membantunya melewati masa duka melalui pendakian ini.
Situasi makin kritis ketika mereka menyadari kondisi fisik mereka mulai menurun. Beruntung, Jon rupanya selamat dari longsor dan berhasil menyelamatkan Jax serta Billie dari tebing tersebut. Jon kemudian memimpin perjalanan menuju patung naga dan menjanjikan bantuan helikopter di seberang puncak gunung. Namun, di tengah perjalanan melintasi jembatan gantung yang rapuh, Billie membongkar rahasia kelam Jon. Tangki oksigen yang dibawanya ternyata dipakai untuk menyelundupkan narkoba jenis fentanyl menembus perbatasan dan helikopter yang datang bukanlah bantuan medis melainkan milik komplotan pengedar.
Mengetahui kejahatannya terbongkar, Jon yang marah mendorong Billie hingga tewas jatuh ke jurang. Jon kemudian berupaya membunuh Jax, tetapi ia justru terpeleset dan tewas terjatuh. Saat helikopter penyelundup mendarat, Jax memanfaatkan sisa paket narkoba sebagai bahan tawar-menawar sehingga ia berhasil diselamatkan kembali ke kota. Cerita berakhir ketika Jax membuka kembali buku kenangan Shiloh dan menemukan tujuan berikutnya, yaitu Hell's Chasm. Di tempat lain, teman Shiloh yang lain, Becky Connor (Grace Caroline) menerima undangan ke Hell's Chasm untuk mengenang kepergian Shiloh dari Jax.


#Review:
Tahun 2022 lalu, film survival thriller FALL (2022) sukses mencuri perhatian penonton dunia gara-gara menyajikan cerita survival terjebak di atas ketinggian menara radio yang bikin penonton phobia ketinggian stress selama menonton. Dengan budget $3 Juta Dollar, film FALL (2022) sukses mencetak box office hit sebesar $21.8 Juta Dollar Amerika Serikat selama penayangan di bioskop secara global. Tak hanya itu saja, skor film ini pun mendapat 80% dari Rotten Tomatoes dan rating B dari CinemaScore.
Empat tahun berlalu, sekuel filmnya yang berjudul FALL 2: DEADPOINT (2026) tayang di bioskop Indonesia mulai 16 September kemarin.


Untuk segi cerita, sekuelnya kali ini menghadirkan kembali formula ketegangan di ketinggian ekstrem. Dengan memindahkan latarnya dari menara radio yang terisolasi ke tebing terjal Gunung Kwan di Thailand, film ini memadukan phobia ketinggian dengan elemen misteri dan pengkhianatan yang berlapis. Alhasil, film ini menjadi sebuah tontonan yang tidak hanya menguji adrenalin, tetapi juga memainkan emosi penontonnya secara intens. Sejak awal cerita, narasi dibangun di atas fondasi duka yang mendalam. Kehilangan Shiloh Hunter menjadi emotional core bagi Jax, yang kemudian terdorong masuk ke dalam perjalanan berbahaya akibat manipulasi rapi dari sosok yang mengaku bernama Luce. Pendakian menuju plank walk di Gunung Kwan bukan sekadar aksi nekat, melainkan sebuah pencarian ketaatan atas kenangan sang kakak. Penulisan naskahnya cukup berhasil membangun rasa gundah dan kerapuhan mental Jax sebelum akhirnya dibenturkan dengan bahaya fisik di lapangan. Dari segi visual dan teknis, film ini sangat ahli dalam mengeksploitasi rasa takut akan ketinggian. Sinematografi yang menampilkan sudut-sudut curam, pijakan kayu yang rapuh, serta cuaca buruk yang datang mengepung berhasil menciptakan atmosfer klaustrofobia di ruang terbuka. Adegan-adegan penyeberangan di Devil's Elbow dan jembatan gantung antar-puncak gunung disajikan dengan tensi tinggi, membuat penonton ikut merasakan kepanikan dan rasa capek fisik yang dialami oleh para karakternya. Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada plot twist baru yang tidak copy paste dari film pertamanya. Pengungkapan identitas asli Billie yang ternyata hanyalah seorang penggemar obsesif dan bukannya sahabat Shiloh memberikan dimensi psikologis yang menarik. Dinamika hubungan antara Jax dan Billie berkembang dari ketidakpercayaan menjadi ikatan emosional yang solid di tengah situasi hidup dan mati, membuktikan bahwa batas antara empati, gairah akan petualangan, dan manipulasi terkadang sangat tipis.
Namun sayang, film FALL 2: DEADPOINT (2026) ini tidak berhenti sebagai pure survival movie lagi. Masuknya plot tambahan mengenai karakter Jon dan aksi penyelundupan narkoba mengubah arah narasi menjadi action thriller. Meski perpindahan genre ini terasa sedikit memaksakan dan penuh kebetulan, klimaks pertarungan di atas jembatan yang rapuh berhasil mengeksekusi konfrontasi tersebut secara dramatis, mempertegas bahwa ancaman terbesar sering kali bukan berasal dari alam, melainkan dari maruknya sifat manusia.
Secara keseluruhan, film FALL 2: DEADPOINT (2026) kembali mencatat keberhasilannya dalam memberikan pengalaman menonton yang memacu jantung dari awal hingga akhir. Ketahanan mental Jax yang diuji lewat trauma, penipuan, dan ancaman pembunuhan menjadi sajian cerita yang memikat. Dengan penutup yang menggantung serta petunjuk menuju lokasi baru di Hell's Chasm, film ini sukses membuka jalan bagi kelanjutan franchise survival FALL yang semakin menjanjikan.


[8/10Bintang]